Ditulis oleh Tri Intan Wulandari, 08 Januari 2023
Persiapan Full New Normal Dengan Menaati Protokol Kesehatan
Persiapan yang dilakukan oleh pemerintah pusat Indonesia untuk sistem New Normal diselenggarakan berdasarkan ketetapan Protokol Kesehatan. Dengan wabah virus ini bersama-sama untuk melawan menggunakan cara seperti melakukan aktivitas tetapi tetap menjaga protokol keamanan dan Kesehatan, tetap mencuci tangan setelah beraktivitas dan tetap menggunakan masker. Menjaga Kesehatan lingkungan, tidak berinteraksi jarak sangat dekat, membersihkan diri setelah melakukan aktivitas.
Protokol kesehatan yang mudah dilakukan adalah menjaga jarak, memakai masker, dan membiasakan cuci tangan saat keluar rumah ataupun mau masuk rumah. Di samping itu, menjaga imunitas tubuh dan berolahraga. Tahap new normal dirasa penting karena Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan tetapi juga ekonomi. Sektor ekonomi harus terjaga karena erat kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat.. Budaya terlambat sudah telanjur mengakar di Indonesia. Masyarakat di Indonesia saat ini seolah sudah lumrah dengan masalah keterlambatan. Bahkan Indonesia dikenal di dunia internasional dengan 'jam karet' karena seringkali tidak dapat tepat waktu.
Hampir semua orang memang punya cerita tentang kisah keterlambatannya. Kebanyakan orang datang terlambat karena alasan telat bangun, tapi lebih banyak lagi yang beralasan kena macet di jalan. Tapi, apapun alasannya, datang terlambat itu tidak baik. Bahkan jika Anda datang terlambat ke suatu acara, itu bisa berarti Anda tidak menghargai sang empunya acara. Berikut beberapa tips agar Anda tidak lagi datang terlambat, seperti dilansir dari Huffington Post.
Aku duduk termenung di sebuah pondok kecil buatan ayahku. Pondok yang letaknya menghadap matahari terbenam, sambil menatap hamparan sawah yang meng[..]
Ditulis oleh Rindah
Hai, Bumi ... Mungkin kau sudah terlalu lelah dengan semua ini Terlalu lelah untuk menghadapi tingkah egois manusia Makin t[..]
Ditulis oleh Putri Nur Hidayah Komaria
Bumi sudah merenta Waktu telah mengais puing raganya Raga yang mulai gemetar Aku menghadap ke[..]
Ditulis oleh arg