Sketsa Ekspresi

Ditulis oleh Ahmad Frizar Baharrizky, 03 Oktober 2021

Sketsa ini menggambarkan ekspresi seseorang. Ia begitu pandai menyimpan kesedihan. Saat
sedang bersama dengan teman atau rekan-rekannya, ia berusaha semaksimal mungkin untuk
terlihat baik-baik saja. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Ada begitu banyak kesedihan
yang sedang ia pendam, begitu banyak beban yang ia pikul. Seperti itulah, tidak semua hal
dapat diceritakan pada orang lain. Tidak semua orang harus tahu bagaimana yang dialaminya.
Dan saat sedang sendiri, ia kembali menjadi dirinya sendiri. Menangis, berbaring, dan
tertidur. Seketika ia lupa dengan apa yang terjadi, dan kembali terbangun dan menjalani hidup
seperti biasanya
Komentar (0)
Belum ada komentar
Masukan Komentar Anda :
Senja Bersama Ayah
Senja Bersama Ayah

Aku duduk termenung di sebuah pondok kecil buatan ayahku. Pondok yang letaknya menghadap matahari terbenam, sambil menatap hamparan sawah yang meng[..]

Ditulis oleh Rindah

Tak Ku Sangka Dia
Tak Ku Sangka Dia

[..]

Ditulis oleh Ayu Kirani Azzahra

Menghargai Arti Pertemuan
Menghargai Arti Pertemuan

Hai, Bumi ... Mungkin kau sudah terlalu lelah dengan semua ini Terlalu lelah untuk menghadapi tingkah egois manusia Makin t[..]

Ditulis oleh Putri Nur Hidayah Komaria

Filosofi Kemerdekaan
Filosofi Kemerdekaan

[..]

Ditulis oleh Ahmad Frizar Baharrizky

Venus: Goddess of Love and Beauty
Venus: Goddess of Love and Beauty

[..]

Ditulis oleh kts

Percakapan di Kedai Kopi
Percakapan di Kedai Kopi

[..]

Ditulis oleh gap

Sajak Untuk Bumi
Sajak Untuk Bumi

Bumi sudah merenta Waktu telah mengais puing raganya Raga yang mulai gemetar     Aku menghadap ke[..]

Ditulis oleh arg

Listen Before I Go
Listen Before I Go

  [..]

Ditulis oleh kts

Mentari Rembulan
Mentari Rembulan

Sabarlah Ibu, [..]

Ditulis oleh Dikanio Hanif Purnomo